Sejak terjadinya wabah pandemi COVID-19, berbagai industri dan bisnis mengalami dampak yang luar biasa. Salah satu perubahannya adalah kultur bekerja di kantor (Work From Office) menjadi bekerja dari jarak jauh (remote working).
Fenomena bekerja dari rumah (Work From Home) membuat banyak perusahaan harus melakukan uji coba dan bereksperimen dalam menyesuaikan sistem kerja mereka untuk memfasilitasi para karyawan.
Bekerja dari jarak jauh merupakan solusi yang diterapkan dalam beberapa tahun belakangan ini. Meski budaya bekerja dari kantor sudah mulai berlaku lagi, namun banyak perusahaan yang masih mempertahankan remote working dengan alasan efisiensi.
Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang definisi, jenis-jenis, dan manfaat penerapan bekerja jarak jauh untuk perusahaan Anda!
Remote working adalah cara bekerja di mana karyawan dapat melakukan pekerjaan dan tugas-tugas mereka dari lokasi di luar kantor perusahaan, biasanya dari rumah atau lokasi lain yang jauh.
Ketika tidak bisa melakukan pekerjaan di kantor, para karyawan yang melakukan remote working harus memiliki perangkat sendiri seperti komputer, laptop, atau handphone.
Hal ini juga memaksa para karyawan untuk saling berkomunikasi dan berkoordinasi dengan supervisor atau sesama karyawan lewat komunikasi internet seperti telepon, email, video call, atau group chat.
Remote working bisa memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam hal waktu dan lokasi kerja, serta dapat mengurangi waktu yang dihabiskan dalam perjalanan pulang-pergi ke kantor. Hal ini juga dapat meningkatkan produktivitas karena karyawan dapat bekerja dalam lingkungan yang lebih nyaman.
Perusahaan perlu memastikan bahwa para karyawan memiliki peralatan dan dukungan teknologi yang cukup, serta memahami dan menerapkan kebijakan keamanan informasi dalam melakukan remote working.
Perusahaan juga perlu memastikan bahwa para karyawan tetap merasa terhubung dan terlibat dalam kegiatan perusahaan melalui berbagai cara, termasuk pertemuan reguler, pelatihan online, dan pengakuan atas pencapaian kerja.
Ketika seorang karyawan melakukan remote working, artinya mereka harus bisa melakukan tugas dan mengakses kebutuhan yang biasa mereka akses di kantor, namun kini dari luar kantor. Ada banyak jenis pekerjaan yang dapat dilakukan secara remote, berikut ini adalah beberapa contohnya:
Web designer memiliki tugas untuk membuat dan merancang situs yang ramah pengguna dan menarik untuk bisnis dan menarik pelanggan atau pengunjung.
Umumnya tugas web designer meliputi bahasa coding, membuat laman web, menyempurnakan elemen-elemen desain, berdiskusi dengan klien untuk meninjau perkembangan situs web serta menguji produk akhir mereka sebelum situs web tersebut diluncurkan. Semua pekerjaan itu dapat dilakukan di luar kantor dengan remote working selama seorang web designer memiliki perangkat yang memadai.
Network engineer bertugas untuk merancang, mengimplementasikan, dan memelihara infrastruktur jaringan. Tugas-tugas lain dari network engineer seperti konfigurasi perangkat jaringan, pemecahan masalah, dan pengelolaan keamanan jaringan umumnya dapat dilakukan secara remote.
Akses terhadap software manajemen jaringan dan VPN dapat membuat network engineer mengelola jaringan di lokasi yang berbeda.
Software developer adalah orang yang merancang, menguji, dan memelihara software. Tugas-tugas yang biasa dilakukan antara lain adalah pengembangan software, pemecahan masalah, dan pengujian kode.
Software developer dapat melakukan pekerjaannya secara remote dengan akses infrastruktur cloud dan platform pengembangan software yang mampu menguji kode secara langsung di server atau cloud.
Graphic designer atau desainer grafis bertugas untuk membuat grafik visual untuk materi pemasaran digital atau cetak sebuah perusahaan. Tugas-tugas desainer grafis antara lain adalah membuat video promosi dan konten visual lainnya.
Seorang desainer grafis pasti menggunakan perangkat lunak desain grafis untuk membuat ilustrasi untuk iklan, infografis yang menarik dari data perusahaan, hingga membuat logo bisnis. Pekerjaan ini dapat dilakukan dimanapun selama memiliki perangkat yang memadai.
Data analyst umumnya bertugas mengumpulkan dan menginterpretasikan data perusahaan untuk membantu karyawan dan pimpinan memahami dan menggunakan data tersebut secara bijak. Tugas-tugas lain dari data analyst adalah memasukkan kumpulan data yang kompleks ke dalam bagan dan laporan yang mudah dipahami.
Selain itu, mereka juga harus menemukan tren yang signifikan untuk membantu membuat keputusan bisnis perusahaan, hingga membangun prosedur pengujian statistik yang efektif. Pekerjaan ini umumnya dilakukan dengan memanfaatkan perangkat lunak pengolah data.
Remote working telah banyak diterapkan oleh banyak perusahaan dari berbagai bidang dan sektor. Hal ini disebabkan karena perusahaan-perusahaan tersebut mendapatkan manfaat dan keuntungan dari penerapan remote working. Lalu apa saja manfaat remote working bagi bisnis?
Remote working dapat meningkatkan produktivitas di kalangan karyawan di sebuah perusahaan karena komunikasi bisa berjalan lebih efektif dan minim distraksi.
Biaya sewa gedung kantor merupakan salah satu pengeluaran besar bagi perusahaan. Biaya tersebut bisa dikurangi dan dihemat secara signifikan dengan menerapkan remote working.
Selain biaya sewa kantor, biaya untuk membeli berbagai peralatan dan perlengkapan kantor pun bisa dikurangi dan dihemat dengan menerapkan remote working.
Remote working dapat membuka gerbang baru bagi perusahaan, khususnya para recruiter untuk bisa menyaring sumber daya manusia berkualitas dari daerah-daerah yang jauh dari lokasi kantor pusat.
Karyawan yang bekerja secara remote bisa membagi shift sehingga kegiatan perusahaan bisa tetap berlanjut tanpa ada batasan jam kantor pada umumnya.
Jika sebuah perusahaan sudah mulai berencana untuk menerapkan remote working dalam rangka meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan keuntungan-keuntungan lainnya, apa saja yang dibutuhkan dan harus disiapkan oleh perusahaan untuk melakukan remote working?
Berikut ini adalah beberapa hal yang diperlukan oleh perusahaan ketika ingin memulai menerapkan remote working:
Tempat kerja yang terpadu atau unified workspace adalah di mana semua kegiatan pekerjaan, tugas-tugas, dan komunikasi di perusahaan berada di satu platform terpadu yang sama.
SD-WAN adalah teknologi yang memungkinkan perusahaan untuk mengatur dan mengelola jaringan mereka dengan lebih efisien melalui penggunaan perangkat lunak yang terpusat (Cloud)
VDI adalah teknologi yang mengemulasi desktop virtual yang dapat diakses dari berbagai perangkat di mana saja dan kapan saja.
Salah satu solusi paling mutakhir untuk mempermudah bekerja jarak jauh adalah Virtual Desktop Infrastructure (VDI). VDI adalah teknologi yang dapat mengemulasikan desktop virtual di dalam virtual machine (VM) yang diproses di dalam server.
Desktop virtual di dalam VDI environment dapat diakses oleh karyawan di mana saja dan lewat perangkat apa pun yang didukung oleh VDI tersebut. Oleh karena itu, VDI dapat menjadi solusi terbaik bagi efisiensi dan efektivitas remote working perusahaan Anda.
Menemukan solusi remote working yang efisien untuk perusahaan Anda, dapat memberikan manfaat yang besar, meningkatkan produktivitas, dan meningkatkan efektivitas bisnis secara signifikan.
Oleh karena itu, Anda perlu menemukan partner bisnis yang tepat yang dapat membantu perusahaan Anda menerapkan remote working secara efisien.
Phintraco Technology adalah perusahaan yang bergerak di bidang IT Infrastructure yang didukung oleh tim IT berpengalaman dan memiliki portofolio teknologi terkini. Phintraco Technology bisa membantu perusahaan Anda untuk menerapkan solusi Virtual Desktop Technology (VDI) untuk proses remote working yang lebih efisien.
Segera implementasikan Solusi VDI Perusahaan Anda bersama Phintraco Technology. Hubungi email marketing@phintraco.com untuk informasi lebih lanjut.
Editor: Cardila Ladini
Efisiensi merupakan salah satu aspek terpenting dalam pembangunan infrastruktur IT. Untuk kelancaran operasional, bisnis, dan inovasi teknologi sebuah perusahaan, diperlukan infrastruktur IT yang efisien. Salah satu teknologi yang dapat membuka era efisiensi dalam infrastruktur IT adalah Virtual Machine (VM).
VM adalah sebuah sistem operasi yang dapat menjalankan komputasi sendiri lewat software di dalam sebuah host komputer fisik. Dengan kata lain, VM dapat menjalankan berbagai proses operasi dalam satu komputer yang sama. VM memiliki kemampuan untuk menjalankan lebih dari satu sistem operasi (OS) di dalam satu komputer, hal ini membuat Anda bisa menjalankan Mac atau Linux di Komputer Windows.
Artikel ini akan membahas tentang pengertian, kegunaan, serta cara kerja dari Virtual Machine.
Virtual Machine adalah sumber daya komputasi yang beroperasi menggunakan software untuk menjalankan program-program dan aplikasi. Dengan kata lain, VM memiliki karakteristik dan cara kerja yang sama seperti mesin/komputer fisik pada umumnya tanpa terikat oleh komputer fisik tertentu. Hal ini membuat beberapa VM bisa dijalankan dalam satu host komputer yang sama.
Satu atau lebih Virtual Machine ini memiliki sistem operasi sendiri dan dapat berfungsi masing-masing tanpa mempengaruhi VM lainnya, bahkan ketika semuanya dijalankan di dalam satu host. Sebaliknya, satu VM juga dapat dijalankan di berbagai jenis komputer fisik tanpa harus mengubah konfigurasi atau melakukan instalasi sistem operasi.
Virtual Machine atau VM merupakan teknologi yang memiliki banyak sekali kegunaan, terutama untuk mengoptimalkan efisiensi dalam infrastruktur IT. Pada umumnya, VM berfungsi sebagai program software atau sistem operasi (OS) yang menunjukkan perilaku seperti komputer yang terpisah, seperti melakukan tugas-tugas dan menjalankan aplikasi serta program di dalam satu perangkat komputer fisik yang sama.
Banyak perusahaan menggunakan Virtual Machine untuk menghemat biaya, meningkatkan fleksibilitas, dan meningkatkan efisiensi dalam manajemen sumber daya komputasi. Virtual Machine digunakan oleh perusahaan untuk dapat mengoperasikan lebih dari satu sistem operasi pada satu komputer fisik, serta mengurangi kebutuhan komputer fisik dalam jumlah banyak. Lantas, apa saja kegunaan dari Virtual Machine? Simak beberapa penggunaan dari Virtual Machine berikut ini.
Anda dapat dengan mudah dan aman memperbarui atau mengganti sistem operasi pada perangkat komputer tertentu dengan Virtual Machine. Contohnya, Anda dapat menjalankan sistem operasi Windows 10 pada komputer Windows 8. Metode ini digunakan untuk menguji Windows 10 tanpa harus meng-install ulang sistem operasi di komputer Anda.
Terdapat kecenderungan di komunitas IT di mana pengguna menyimpan aplikasi-aplikasi desktop dan sistem operasi di Virtual Machine yang terpisah dari server. Kemudian mereka akan menggunakan komputer mereka sebagai thin client ke server. Penggunaan VM dalam hal ini dapat memisahkan setiap pengguna dari pengguna lain, serta pemeliharaan aplikasi dapat dialihkan dari setiap desktop ke data center.
Seperti yang telah dijelaskan di poin sebelumnya, Virtual Machine kerap digunakan sebagai alat untuk melakukan uji coba terhadap suatu sistem operasi. Uji coba dengan menggunakan VM ini membuat pengguna dapat bereksperimen dan mempelajari cara kerja dari sistem operasi tersebut. Selain itu, uji coba tersebut bisa dilakukan lebih dari satu secara sekaligus di dalam satu komputer yang sama, sehingga tidak perlu mendedikasikan satu server fisik ke satu sistem operasi.
Sama halnya seperti sistem operasi, VM juga dapat digunakan untuk melakukan pengujian terhadap sebuah software kepada beberapa sistem operasi yang berbeda, seperti Mac atau Linux. Hal ini bisa dilakukan dengan memasang beberapa sistem operasi di beberapa VM yang berbeda. Kemudian aplikasi akan dijalankan di masing-masing VM satu per satu untuk menguji apakah aplikasi tersebut bisa bekerja pada sistem operasi yang dituju.
Bisnis-bisnis yang berbasis aplikasi pada umumnya berjalan pada beberapa server. Server-server tersebut bisa dimasukkan ke dalam satu VM dan dijalankan hanya dengan satu komputer saja. Setiap VM yang menampung server-server tersebut pun terisolasi dan bisa mencegah terjadinya masalah keamanan yang sering terjadi saat menjalankan server-server pada sistem operasi yang sama.
VM juga kerap digunakan untuk mengakses data-data yang terinfeksi virus atau beresiko bagi komputer yang digunakan. Jika terdapat data yang terinfeksi virus, VM dapat melindungi komputer fisik dari resiko-resiko tersebut, karena software yang ada di dalam VM tidak berpengaruh pada sistem komputer host-nya.
Virtual Machine bekerja seperti aplikasi atau software pada umumnya di dalam sebuah komputer fisik. VM terdiri dari beberapa key files yang mencakup log file, NVRAM setting file, virtual disk file dan file konfigurasi. Mesin atau komputer fisik yang menjalankan VM disebut sebagai host, sementara VM itu sendiri disebut sebagai guest.
VM menggunakan software hypervisor yang menggunakan dan mengelola sumber daya dari host-nya seperti memori, disk, CPU, serta jaringan. Hypervisor juga berfungsi untuk mengatur sistem operasi dalam VN agar tidak tumpang tindih dengan host atau VM lainnya. Penggunaan hypervisor biasanya ada dalam System Virtual Machine yang menjalankan lebih dari satu VM di mesin yang sama.
Penggunaan Virtual Machine dapat meningkatkan efisiensi infrastruktur IT sebuah perusahaan dengan sangat signifikan. Lalu apa saja manfaat dari Virtual Machine?
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, sebuah VM, khususnya System Virtual Machine memungkinkan Anda untuk menjalankan lebih dari satu sistem operasi dalam satu komputer yang sama. Hal ini dapat memotong biaya, tempat, dan perawatan untuk komputer fisik.
Ketersediaan aplikasi dan data merupakan hal yang penting dalam infrastruktur IT. Dalam hal ini, penggunaan Virtual Machine dapat membantu memastikan aplikasi dan data tersedia dan aman. Hal ini bisa dilakukan karena dengan adanya VM, host mendistribusikan bebannya kepada VM dan menggantikan server yang gagal dengan Virtual Machine lain dengan downtime dan data loss yang sedikit.
Selain memastikan ketersediaan aplikasi dan data, VM juga dapat melakukan backup dengan sangat cepat dan powerful dengan virtualisasi dan cloud computing. Dengan kemampuan tersebut, pemulihan data (recovery) dapat dilakukan dengan cepat bahkan jika hardware rusak. VM dapat melakukan migrasi data dengan cepat dan akurat.
Tidak seperti mesin atau komputer fisik yang memakan biaya dan waktu yang banyak untuk di-cloning, proses cloning VM dapat dilakukan dengan sekali klik dalam hitungan detik. Tanpa perlu membeli dan melakukan perawatan untuk komputer fisik dalam jumlah banyak, tentu hal ini dapat meningkatkan efisiensi dan menghemat waktu serta biaya.
Virtualization merupakan hal yang penting bagi sebuah perusahaan di zaman sekarang, baik itu dalam skala kecil maupun skala besar. Proses virtualisasi memiliki banyak sekali keuntungan dan manfaat untuk para developer demi kemajuan sebuah perusahaan. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang infrastruktur IT, Phintraco Technology dapat menjadi partner yang tepat bagi proses virtualisasi perusahaan Anda.
Phintraco Technology memiliki pengalaman teruji dalam menangani berbagai perusahaan dari berbagai sektor industri, serta kapabilitas tinggi dari para developer yang siap membantu, Phintraco Technology dapat membantu perusahaan Anda untuk mengadopsi sistem Virtual Machine terbaik yang dapat mendukung berbagai aplikasi. Dengan begitu, infrastruktur IT perusahaan Anda akan jauh lebih efisien dengan solusi Virtual Machine Platform terbaik dari Phintraco Technology.
Tertarik untuk mengetahui lebih lanjut? Hubungi email marketing@phintraco.com untuk informasi lebih lanjut.
Editor: Cardila Ladini


Efisiensi merupakan salah satu aspek terpenting dalam pembangunan infrastruktur IT. Untuk kelancaran operasional, bisnis, dan inovasi teknologi sebuah perusahaan, diperlukan infrastruktur IT yang efisien. Salah satu teknologi yang dapat membuka era efisiensi dalam infrastruktur IT adalah Virtual Machine (VM).
VM adalah sebuah sistem operasi yang dapat menjalankan komputasi sendiri lewat software di dalam sebuah host komputer fisik. Dengan kata lain, VM dapat menjalankan berbagai proses operasi dalam satu komputer yang sama. VM memiliki kemampuan untuk menjalankan lebih dari satu sistem operasi (OS) di dalam satu komputer, hal ini membuat Anda bisa menjalankan Mac atau Linux di Komputer Windows.
Artikel ini akan membahas tentang pengertian, kegunaan, serta cara kerja dari Virtual Machine.
Virtual Machine adalah sumber daya komputasi yang beroperasi menggunakan software untuk menjalankan program-program dan aplikasi. Dengan kata lain, VM memiliki karakteristik dan cara kerja yang sama seperti mesin/komputer fisik pada umumnya tanpa terikat oleh komputer fisik tertentu. Hal ini membuat beberapa VM bisa dijalankan dalam satu host komputer yang sama.
Satu atau lebih Virtual Machine ini memiliki sistem operasi sendiri dan dapat berfungsi masing-masing tanpa mempengaruhi VM lainnya, bahkan ketika semuanya dijalankan di dalam satu host. Sebaliknya, satu VM juga dapat dijalankan di berbagai jenis komputer fisik tanpa harus mengubah konfigurasi atau melakukan instalasi sistem operasi.
Virtual Machine atau VM merupakan teknologi yang memiliki banyak sekali kegunaan, terutama untuk mengoptimalkan efisiensi dalam infrastruktur IT. Pada umumnya, VM berfungsi sebagai program software atau sistem operasi (OS) yang menunjukkan perilaku seperti komputer yang terpisah, seperti melakukan tugas-tugas dan menjalankan aplikasi serta program di dalam satu perangkat komputer fisik yang sama.
Banyak perusahaan menggunakan Virtual Machine untuk menghemat biaya, meningkatkan fleksibilitas, dan meningkatkan efisiensi dalam manajemen sumber daya komputasi. Virtual Machine digunakan oleh perusahaan untuk dapat mengoperasikan lebih dari satu sistem operasi pada satu komputer fisik, serta mengurangi kebutuhan komputer fisik dalam jumlah banyak. Lantas, apa saja kegunaan dari Virtual Machine? Simak beberapa penggunaan dari Virtual Machine berikut ini.
Anda dapat dengan mudah dan aman memperbarui atau mengganti sistem operasi pada perangkat komputer tertentu dengan Virtual Machine. Contohnya, Anda dapat menjalankan sistem operasi Windows 10 pada komputer Windows 8. Metode ini digunakan untuk menguji Windows 10 tanpa harus meng-install ulang sistem operasi di komputer Anda.
Terdapat kecenderungan di komunitas IT di mana pengguna menyimpan aplikasi-aplikasi desktop dan sistem operasi di Virtual Machine yang terpisah dari server. Kemudian mereka akan menggunakan komputer mereka sebagai thin client ke server. Penggunaan VM dalam hal ini dapat memisahkan setiap pengguna dari pengguna lain, serta pemeliharaan aplikasi dapat dialihkan dari setiap desktop ke data center.
Seperti yang telah dijelaskan di poin sebelumnya, Virtual Machine kerap digunakan sebagai alat untuk melakukan uji coba terhadap suatu sistem operasi. Uji coba dengan menggunakan VM ini membuat pengguna dapat bereksperimen dan mempelajari cara kerja dari sistem operasi tersebut. Selain itu, uji coba tersebut bisa dilakukan lebih dari satu secara sekaligus di dalam satu komputer yang sama, sehingga tidak perlu mendedikasikan satu server fisik ke satu sistem operasi.
Sama halnya seperti sistem operasi, VM juga dapat digunakan untuk melakukan pengujian terhadap sebuah software kepada beberapa sistem operasi yang berbeda, seperti Mac atau Linux. Hal ini bisa dilakukan dengan memasang beberapa sistem operasi di beberapa VM yang berbeda. Kemudian aplikasi akan dijalankan di masing-masing VM satu per satu untuk menguji apakah aplikasi tersebut bisa bekerja pada sistem operasi yang dituju.
Bisnis-bisnis yang berbasis aplikasi pada umumnya berjalan pada beberapa server. Server-server tersebut bisa dimasukkan ke dalam satu VM dan dijalankan hanya dengan satu komputer saja. Setiap VM yang menampung server-server tersebut pun terisolasi dan bisa mencegah terjadinya masalah keamanan yang sering terjadi saat menjalankan server-server pada sistem operasi yang sama.
VM juga kerap digunakan untuk mengakses data-data yang terinfeksi virus atau beresiko bagi komputer yang digunakan. Jika terdapat data yang terinfeksi virus, VM dapat melindungi komputer fisik dari resiko-resiko tersebut, karena software yang ada di dalam VM tidak berpengaruh pada sistem komputer host-nya.
Virtual Machine bekerja seperti aplikasi atau software pada umumnya di dalam sebuah komputer fisik. VM terdiri dari beberapa key files yang mencakup log file, NVRAM setting file, virtual disk file dan file konfigurasi. Mesin atau komputer fisik yang menjalankan VM disebut sebagai host, sementara VM itu sendiri disebut sebagai guest.
VM menggunakan software hypervisor yang menggunakan dan mengelola sumber daya dari host-nya seperti memori, disk, CPU, serta jaringan. Hypervisor juga berfungsi untuk mengatur sistem operasi dalam VN agar tidak tumpang tindih dengan host atau VM lainnya. Penggunaan hypervisor biasanya ada dalam System Virtual Machine yang menjalankan lebih dari satu VM di mesin yang sama.
Penggunaan Virtual Machine dapat meningkatkan efisiensi infrastruktur IT sebuah perusahaan dengan sangat signifikan. Lalu apa saja manfaat dari Virtual Machine?
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, sebuah VM, khususnya System Virtual Machine memungkinkan Anda untuk menjalankan lebih dari satu sistem operasi dalam satu komputer yang sama. Hal ini dapat memotong biaya, tempat, dan perawatan untuk komputer fisik.
Ketersediaan aplikasi dan data merupakan hal yang penting dalam infrastruktur IT. Dalam hal ini, penggunaan Virtual Machine dapat membantu memastikan aplikasi dan data tersedia dan aman. Hal ini bisa dilakukan karena dengan adanya VM, host mendistribusikan bebannya kepada VM dan menggantikan server yang gagal dengan Virtual Machine lain dengan downtime dan data loss yang sedikit.
Selain memastikan ketersediaan aplikasi dan data, VM juga dapat melakukan backup dengan sangat cepat dan powerful dengan virtualisasi dan cloud computing. Dengan kemampuan tersebut, pemulihan data (recovery) dapat dilakukan dengan cepat bahkan jika hardware rusak. VM dapat melakukan migrasi data dengan cepat dan akurat.
Tidak seperti mesin atau komputer fisik yang memakan biaya dan waktu yang banyak untuk di-cloning, proses cloning VM dapat dilakukan dengan sekali klik dalam hitungan detik. Tanpa perlu membeli dan melakukan perawatan untuk komputer fisik dalam jumlah banyak, tentu hal ini dapat meningkatkan efisiensi dan menghemat waktu serta biaya.
Virtualization merupakan hal yang penting bagi sebuah perusahaan di zaman sekarang, baik itu dalam skala kecil maupun skala besar. Proses virtualisasi memiliki banyak sekali keuntungan dan manfaat untuk para developer demi kemajuan sebuah perusahaan. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang infrastruktur IT, Phintraco Technology dapat menjadi partner yang tepat bagi proses virtualisasi perusahaan Anda.
Phintraco Technology memiliki pengalaman teruji dalam menangani berbagai perusahaan dari berbagai sektor industri, serta kapabilitas tinggi dari para developer yang siap membantu, Phintraco Technology dapat membantu perusahaan Anda untuk mengadopsi sistem Virtual Machine terbaik yang dapat mendukung berbagai aplikasi. Dengan begitu, infrastruktur IT perusahaan Anda akan jauh lebih efisien dengan solusi Virtual Machine Platform terbaik dari Phintraco Technology.
Tertarik untuk mengetahui lebih lanjut? Hubungi email marketing@phintraco.com untuk informasi lebih lanjut.
Editor: Cardila Ladini




